Bagaimana cara memilih dan menggunakan kantong penyimpanan ASI?

Diterbitkan pada 6 Maret 2026 | Sumber: Dongguan OK Packaging Manufacturing Co., Ltd. | Situs web:www.gdokpackaging.com

Bahan yang amanCarilah kantong yang terbuat dari polietilen/polipropilen (PE/PP) berkualitas food-grade. Penting untuk memeriksa kemasan apakah terdapat label "0 BPA". BPA berbahaya bagi bayi, jadi jangan pernah membeli kantong murah yang terbuat dari bahan daur ulang.
Segel yang bagusRitsleting ganda adalah yang terbaik karena lebih kecil kemungkinannya untuk bocor.
Wadah yang sesuaiPilih wadah berdasarkan volume ASI yang Anda perah setiap kali (misalnya, 150 ml, 200 ml, atau 250 ml) dan lokasi penyimpanan. Jika Anda menyimpan ASI di dalam freezer, jangan isi kantong sampai penuh. Sisakan ruang kosong 10-15%, karena ASI akan mengembang saat dibekukan.
Kemudahan penggunaanKantong dengan dasar yang stabil adalah pilihan yang bagus. Anda tidak perlu memegangnya saat menuang. Tanda takaran yang jelas membantu Anda mengetahui dengan tepat berapa banyak susu yang tersisa. Menandai tanggal dan waktu juga sangat praktis.
Fitur tambahanBeberapa kantung dapat dipanaskan langsung, sementara yang lain tidak (bentuknya mungkin berubah saat dipanaskan). Jika kantung tersebut kompatibel dengan pompa ASI Anda, Anda tidak perlu memindahkan ASI, yang lebih higienis.
kantong penyimpanan ASI

Kantong penyimpanan ASI yang sensitif terhadap suhu

Ini adalah versi yang lebih baik dari kantong penyimpanan ASI standar. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk secara visual menunjukkan suhu ASI melalui perubahan warna.

Kantong tersebut berisi bahan aman yang peka terhadap suhu dan berubah warna saat terpapar suhu, biasanya terletak di bagian badan kantong atau di dekat garis pengukuran.

Perubahan suhu menyebabkan perubahan warna: misalnya, pada suhu ruangan, tas tampak biru, tetapi pada suhu di atas 40 derajat Celcius warnanya akan berubah.°C, warnanya berubah menjadi merah muda. Pola perubahan warna ditunjukkan pada kemasan merek yang berbeda.

Saat menghangatkan atau mencairkan, tidak perlu terus-menerus memeriksa suhu dengan tangan; cukup mengamati warnanya akan menunjukkan apakah suhu susu melebihi suhu minum ideal untuk bayi Anda (3740°C), mencegah luka bakar pada mulut bayi.

Para ibu dapat dengan cepat menentukan apakah susu terlalu panas (suhu di atas 40 derajat Celcius).°C dapat menghancurkan nutrisi seperti laktoferin), sehingga memungkinkan proses pemanasan berhenti dengan cepat dan meminimalkan kehilangan nutrisi.

5 Langkah Menggunakan Kantong Penyimpanan ASI

1. Persiapan Cuci tangan Anda sampai bersih agar susu tetap bersih. Sebagian besar kantong steril siap digunakan segera setelah dibuka.
2. Menuang Susu dengan Cerdas Saat menuang, hindari agar susu tidak mengenai jahitan kantung. Jika tidak, kantung mungkin tidak akan tertutup rapat. Anda dapat menghubungkan kantung langsung ke selang pompa ASI atau menuang susu secara perlahan secara manual, sambil mengontrol alirannya.
3. Keluarkan udara Mengapa udara perlu dikeluarkan? Semakin sedikit udara di dalamnya, semakin lama nutrisi dalam susu akan bertahan, dan kantong tidak akan robek saat dibekukan. Anda dapat menekan kantong untuk mengeluarkan udara atau memiringkannya.
4. Tutup rapat kantongnya Untuk tas dengan ritsleting ganda, tutup ritsleting bagian dalam terlebih dahulu, lalu ritsleting bagian luar.
5. Informasi Pelabelan Tiga hal harus ditulis pada kantong ASI: tanggal memompa, waktu, dan jumlah ASI. Gunakan spidol permanen agar tulisan tidak pudar saat menyimpan kantong di lemari es.
kantong penyimpanan ASI

Bagaimana cara menyimpan ASI dalam kantong penyimpanan?

Masa simpan bergantung pada suhu:

Pada suhu ruangan (2025°C)Susu dapat disimpan hingga 4 jam.

Di dalam kulkas (04°C)Sebaiknya susu dikonsumsi dalam waktu 3 hari (agar nutrisi yang hilang lebih sedikit). Namun, susu dapat disimpan hingga 72 jam.

Di dalam freezer (di bawah -18)°C)Susu dapat digunakan dalam waktu 3 bulan di lemari es rumah. Di lemari es komersial dengan fungsi pembekuan dalam, susu dapat disimpan hingga 6 bulan.

Penyimpanan Kulkas/Freezer:

Di dalam lemari es, hindari meletakkan kantong terlalu dekat dengan dinding bagian dalam (susu bisa membeku).

Di dalam freezer, letakkan kantong-kantong tersebut secara horizontal. Ini akan membantu mencairkannya lebih cepat dan menghemat tempat. Anda bisa menumpuknya nanti.

4 cara aman untuk mencairkan:

1. Letakkan kantong beku di lemari es 12 jam sebelum dicairkan. 2. Rendam kantong dalam air hangat (di bawah 40°C) dan ganti airnya secara berkala. 3. Gunakan penghangat botol untuk mencairkan. 4. Jangan pernah merebus kantong dalam air atau memanaskannya dalam microwave. Hal ini akan merusak nutrisi dalam ASI.

Instruksi setelah pencairan:

Minumlah susu yang sudah dicairkan dalam waktu 24 jam.

Jangan pernah membekukannya kembali (bakteri akan tumbuh di dalamnya dan akan kehilangan banyak nutrisi).

Selain itu, jangan menambahkan ASI segar ke dalamnya (perbedaan suhu yang besar akan menyebabkannya basi).

 Kemasan OK(www.gdokpackaging.com) adalah pemimpin industri yang dikenal karena pendekatan personal dan komitmennya terhadap kualitas. Kunjungi situs web kami untuk mempelajari tentang pilihan pembuatan kantong penyimpanan ASI khusus kami. Dengan elemen-elemen kunci ini, Anda memberikan lebih dari sekadar suguhan manis.Anda menciptakan pengalaman yang tak terlupakan dengan setiap kantong penyimpanan ASI bermerek dan bercetak. Inilah cara merek B2B dapat menonjol di pasar yang ramai, dan strategi ini dapat meningkatkan pengalaman belanja pelanggan Anda selama bertahun-tahun mendatang.


Waktu posting: 06-03-2026